Dalam rangka persiapan penyelenggaraan upacara berkabung bulan Muharram, Unit Perlindungan Perkotaan yang berafiliasi dengan Departemen Kendaraan dan Mesin telah meningkatkan aktivitas lapangan dengan menerapkan rencana keamanan komprehensif untuk melindungi para peziarah serta memastikan keamanan iring-iringan duka, terutama kelompok pembawa obor yang banyak disambut pada malam-malam bulan Muharram.
Pengerahan pasukan secara ekstensif di alun-alun
Kepala unit ini, Saad Sabbar, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan pihak pengelola Makam Suci Alawi: “Unit ini telah mengembangkan rencana komprehensif untuk memastikan keamanan acara berkabung selama sepuluh hari pertama bulan Muharram.
Berdasarkan rencana ini, lima kelompok perlindungan perkotaan khusus telah dikerahkan di sekitar Makam Suci Alawi dan jalan-jalan utama menuju ke tempat tersebut untuk segera bertindak dalam waktu sesingkat mungkin jika terjadi situasi darurat dan untuk menjaga keamanan dan kesehatan para peserta acara Husaini.”
Kelompok Keamanan Tetap dan Kelompok Bergerak
Ia menambahkan: “Tiga kelompok telah ditempatkan secara permanen di sekitar Makam Suci Alawi dan kelompok bergerak yang dilengkapi dengan alat pemadam api dan tangki air telah ditunjuk untuk intervensi cepat dalam keadaan darurat.
Sebuah kelompok khusus juga ditugaskan untuk memadamkan obor sebelum kelompok peziarah meninggalkan Makam Suci Alawi. Kelompok-kelompok ini melaksanakan misi lapangan mereka setiap hari dari pukul 7 malam hingga 4 pagi.”
Perlu dicatat bahwa langkah-langkah ini dilakukan dalam kerangka program Makam Suci Alawi yang sedang berlangsung untuk mempersiapkan diri lebih baik menghadapi masa berkabung bulan Muharram; program yang bertujuan untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan dan menyediakan lingkungan bagi para peziarah, ini semua diterapkan seiring dengan kehadiran para peziarah dalam jumlah besar di kota suci Najaf al-Asyraf pada kesempatan besar ini.





